Showing posts with label art. Show all posts
Showing posts with label art. Show all posts

Sunday, 19 July 2020

Seni Dalam Balutan Jemari



Siapa yang belum mengerti apa arti seni?

Ingin rasanya membahasnya secara teori, paling tidak merangkum beberapa dari sekian banyak teori tentang seni yang bertebaran di dunia maya.Tapi bukankah seni juga tentang sebuah kebebasan? Saya lebih suka menyebut dan mengartikan seni secara bebas dari sudut pandang saya saja supaya tidak menjadi jenuh dengan kalimat dalam tinjauan pustaka.

Seni bagi saya adalah =

Tentang diri sendiri (aku)
Tentang sebuah aktualisasi
Tentang imajinasi
Tentang lamunan yang dimuntahkan
Tentang kebebasan
Tentang kebahagian
Tentang dirinya (pihak ketiga)
Tentang diriNya (Sang Pencipta)
Tentang keikhlasan
Tentang keyakinan
Tentang semangat berkembang

Bagaimana dengan Seni Lukis? Tentunya hal-hal tersebut di atas yang dituangkan dalam balutan jemari. Jemari yang bebas dan liar dalam membuat sebuah tentang dan tentang-tentang yang lain ke dalam sebuah media (bisa apa saja), seperti contoh dalam hal ini yang dibuat oleh @nimashitart dalam https://instagram.com/nimashitart?igshid=tii0liogpj7a 



Bicara tentang seni itu tidak ada yang baik dan tidak baik, tidak ada yang jelek dan bagus, tidak ada yang sempurna dan tidak ada yang kurang, karena indra kita memang diberi kebebasan untuk menilai sebuah karya seni. Seni itu berkembang sesuai dengan kedewasaan sang pelaku, karena semua jiwa dan pola pikirnya akan membentuk karya itu sendiri. Beri saja kebebasan sebuah insan untuk terjun dalam dunia ini, dan dilepas bebas tanpa batasan dan arahan sampai dia menemukan jati dirinya.


Selamat berkarya....






Friday, 5 June 2020

WPAP


WPAP adalah singkatan dari Wedha’s Pop Art Potrait. WPAP merupakan gaya ilustrasi potret manusia (dalam hal ini wajah) yang dibentuk menjadi bidang-bidang datar berkotak dengan pemberian warna yang disesuaikan dengan konsep. Bidang berkotak ini disusun sedemikian rupa agar tetap memunculkan kesan gambar dimensi. WPAP dulu dikenal dengan FMB (Foto Marak Berkotak)

Saat pembuatannya, tidak harus persis dengan acuan foto yang akan ditampilkan, cukup membuat design bergaris dan berkotak dengan tegas sehingga mirip menyerupai aslinya dan tentunya harus mudah dikenali sebagai siapa. Semua serba garis dan tidak ada lengkung menjadi ciri khas dari gaya ini.

Teknik ini ditemukan oleh Wedha Abdul Rasyid yang merupakan seorang seniman grafis asal Pekalongan – Jawa Tengah sekitar tahun 1990. Menjadi popular  saat gambar ini dijadikan ilustrasi pada cerita karya Arswendo Atmowiloto dan Hilman Hariwijaya. Terbukti kan kalau ini karya dari Indonesia.


Pendakian Gunung Lemongan

  Kali ini saya mendaki Gunung Lemongan yang berada di dua kabupaten yaitu Lumajang dan Probolinggo. Saya mengambil jalur Klakah - Lumajang ...